
Cabai merupakan salah satu komoditas utama yang mendukung kebutuhan rumah tangga dan industri di Indonesia. Namun, budidaya cabai dihadapkan pada tantangan iklim tropis yang rentan terhadap kekeringan dan kelebihan air, sehingga pengelolaan irigasi dan drainase menjadi kunci keberhasilan sistem budidayanya. Artikel ini menyajikan panduan lanjutan tentang penerapan sistem guludan sebagai salah satu solusi untuk pengelolaan air pada tanaman cabai. Guludan, yang berfungsi meninggikan area tanam dan melibatkan pembuatan drainase, dirancang sesuai dengan karakteristik lahan, baik di dataran kering, basah, maupun miring. Panduan ini dirancang untuk membantu petani memahami langkah-langkah praktis dalam membangun guludan yang efektif, sehingga dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan produktivitas cabai.